tadi di lab saya hari terakhir dan di kasi ujian kasus, ini dia nih hasil kerjaan saya... not bad lah hehee (^_^)v
Sabtu, 19 Oktober 2013
cara membuat apusan darah
membuat apusan/ulas darah untuk evalusai emang gampang2 susah. ini kebetulan aku lg magang di pDHB24 jam drh cucu sunter di lab, belajar bikin apusan darah dan evaluasi hematologinya..
bikin apusan darah (urut gambar):
1. ambil 5 mikrolit darah (EDTA) taruh di atas objek glas
2. dengan glas yg lain tempelin miring (30 derajat) tunggu sampe darah "melipir" ke pinggir
3. dorong kedepan
4. jadi deh
5. kemudian diwarnai (urut)
6. hasilnya
7. hasil karya saya perbesaran 400x
selamat mencoba
Minggu, 29 September 2013
Anjing, diciptakan untuk umat Islam juga
Sepanjang perjalanan hidup saya, sejauh yang saya tahu anjing adalah binatang yang cukup di"benci" oleh umat islam di lingkungan saya Tumbuh. itu semua terjadi karena "fiqih" sebuah aturan hukum dalam islam meletakkan anjing seolah2 sejajar dengan babi dengan predikat "najis mugholadzoh" alias nasjis paling berat dalam hidup ini. tandanya, harus dicuci 7 kali dan salahsatunya menggunakan tanah. ini sebabnya anjing se hina babi.
saya tumbuh besar di pesantren dengana aturan fiqih syafiiah yang cukup ketat mengenai thaharah terhadap najis anjing. belakangan saya menjadi dokter hewan, yang salah satu pasien saya adalah anjing juga. karena saya berkecimpung juga dengan anjing sehingga saya tahu manfaat anjing pada kehidupan kita. dari sana saya pun berfikir:" anjing sudah diciptakan oleh Allah, pasti ada manfaatnya buat manusia" gumam saya.
kalo ditelisik, Anjing didalam Al-quran, disebutkan 3 kali. yaitu surat al-a'raf ayat 176 disebutkan sebagai perumpamaan orang2 yang cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah.. kemudian 2 sisianya di surah Al-kahfi ayat 18 dan 22. di dalam Al-Kahfi anjing ini milik muslim (ashabul kahfi). dari penelusuran saya di alquran, mka anjing reputasinya baik. bahkan ada yang bilang anjing ashabul kahfi itu termasuk salah satu ashabul kahfi yang juga masuk surga.
kemudian tentang hadist.
Minggu, 08 September 2013
Mengapa BABI HARAM, Mengapa Diciptakan?
Berdasarkan pengalaman itu, saya mau cerita nih, kira2 kenapa babi itu di haramkan. dan kalau haram, kenapa Tuhan menciptakannya.
Oke kita mulai dari babi di dalam alquran. kata babi disebutkan 5 kali dalam 4 surah yang berbeda (CMIW): silahkan cek: Al-baqara 173; Almaida 3; Almaida 60; Al-an'am 145; dan an-Nahl 155; saya ngga apal surahnya si, tapi intinya rata2 itu ayat menyatakan bahwa babi itu haram dimakan.
kemudian muncul kan di otak jail kita? trus ngapain Tuhan menciptain BABI? nah, sebagai Dokter hewan yang semestinya tahu tentang pasiennya, saya akan coba jabarkan kenapa babi diciptakan.(wallahu a'lam)
sebelum lebih jauh, mari kita ingat surat al imraan 191 berikut:
artinya: "(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah dalam berdiri, duduk, dan dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka"
Inti yang mau saya garis bawahi adalah: tidak ada satupun makluk yang di ciptakan Tuhan itu sia-sia. langit, bumi dan seisinya ini apabila kita memiliki pengetahuan atasnya, tentu kita tahu bahwa itu ada manfaatnya. tidak terkecuali BABI.Babi diciptakan bukan untuk dimakan, tetapi pasti ada manfaat lain dari babi yang bisa di manfaatkan manusia. berikut alasannya:
1. Secara genetik, babi adalah yang paling mirip dengan manusia. bahkan dibanding dengan kera apalagi monyet, manusia lebih mirip dengan babi (secara genetik sih), kalo muka ya beda lah...haha.. buktinya adalah: flu babi bisa menular ke manusia, dan flu burung bisa menular ke manusia lantaran sudah bermutasi di babi. kalo babi di makan, sama aja kaya kita makan orang... (ngeri kan)
2. karena secara genetik mirip, babi banyak dipakai sebagai Lab Animal (kelinci percobaan, inisih babi percobaan) untuk uji coba obat2an yang akan dipakai pada manusia, misalnya sun block, itu ngetesnya di kulit babi terus dipapar UV. kalo ngga ada babi? siapa orang yang mau dijemur UV?
3. sekali lagi karena secara genetik mirip, beberapa organ babi dapat ditransplantasikan ke manusia. yang paling sering adalah pankreas untuk penderita diabetes melitus tipe2.
Senin, 26 Agustus 2013
berkaitan publikasi ttg ebola pada orangutan
Re: [Indozoone] Salut Pak Nidom! < Prev Next > Reply Posted By: Anon Fri Sep 14, 2012 5:53 am |
Bapak Ibiu Indozooners,
Kementerian Kehutanan
memberikan apresiasi dan
mendukung penelitian yang
menggunakan TSL sebagai objek
penelitian, namun dengan tidak
berpretensi untuk menghambat
bentuk-bentuk dan pengembangan
riset di Indonesia, terhadap
penelitian yang dilakukan oleh Dr
Nidom, saya sebagai polisi
kehutanan melihat ada beberapa
hal yang dilanggar dan berpotensi
berdampak negatif baik bagi
konservasi spesies maupun bagi
penelitian itu sendiri , karena:
1. Penelitian tersebut
menggunakan sampel berupa
bagian2 dari satwa yang dilindungi
dan secara internasional dikontrol
dengan ketat;
2. Penelitian tersebut
mengunakan sampel yang illegal,
karena sampel yang diteliti
sebenarnya hanya ditujukan untuk
pemeriksaan adanya infeksi
Hepatitis dan TB pada orangutan
yang berada di Pusat Rehabilitasi,
bukan untuk tujuan yang lain;
3. Penelitian tersebut juga illegal
karena penelitian yang
menggunakan sampel dari bagian-
bagian satwa liar harus
mendapatkan ijin dari
Kementerian Kehutanan dan ijin
penelitian dari LIPI;
4. Publikasi hasil penelitian
tersebut mempunyai dampak besar
terhadap psikologi masyarakat
sehingga seharusnya dilakukan
konsultasi dengan institusi terkait
(seperti LIPI dan Kemenhut) atau
setidaknya dibicarakan dengan
panel ahli (primata.. dimana
dalam panel tsb terdapat ahli
konservasi sebagai anggota)
terlebih dahulu sebelum publikasi
dilakukan.
5. Terkait dengan butir 4 di atas,
dikhawatirkan apabila ada reaksi
berlebihan dari masyarakat,
misalnya eradikasi (depopulasi)
orangutan di habitatnya akan
sangat bertentangan dengan misi
konservasi, karena orangutan
mempunyai nilai konservasi yang
sangat tingi baik di level nasional
maupun internasional.
6. Oleh sebab itu saya
berkesimpulan bahwa informasi
dan ilmunya sangat penting... Tapi
ada hal2 yang bagi institusi
tertentu sensitif atau bisa
mengundang dampak yang
signifikan, sehingga publikasinya
perlu kehati-hatian. Selain itu
peneliti wajib mengindahkan tata
krama penelitian (ethical codes)
atau best practice
Perlu saya sampaikan pula bahwa
Kementerian Kehutanan telah
mengadakan rapat terhadap isu ini
dan hasil rapat antara lain
meminta kepada Komnas Zoonosis
untuk menindaklanjuti masalah ini,
termasuk langkah2 yang
diperlukan untuk penanganan EID
bersumber pada satwa liar
Demikian pendapat saya dan
mohon maaf kalau ada kesalahan
dalam penyampaian pendapat ini...



